Seperti biasa malam ini sendiri bertemankan dingin, musik instrumen dan
duduk di meja menatap layar laptop. Dengan segala kegundahan yang semakin
menggunung, perasaan yang berkecamuk tapi akupun tidak tau apa yang
sebenarnya terjadi di hati ini. Suara biola dari lagu instrumentalia yang sedang aku dengarkan
serasa begitu mengiris hati.
Uda kayak lagu lama aja sih “ngga tau kenapa”, selalu jawabannya gitu. Hey girls, kamu pasti pernah kan, saat saat dimana hati kamu serasa lebih berat daripada 100 kantung beras? serasa penuh dan ngga tau harus gimana? marah sedih dan harus ngadu ke siapa?. Dan sialnya lagi kamupun nggak tau kenapa. Iya aku tidak tau apa yang membuatku seperti ini Mungkin
seperti itulah penggambarannya. Ntahlah, aku hanya ingin menjatuhkan air mata yang tertahan di mata.
Cengeng? Iya emang. Tapi hanya itulah yang bisa aku lakukan, aku tau menangis
tidaklah akan membuat semuanya lebih baik, tapi satu yang perlu diingat adalah
ada rasa dimana hati ini menjadi lebih ringan setelahnya. Masalah mungkin tidak selesai, hanya
seakaan akan unsurnya berangsur hilang, seakan akan sih. Karena dibalik tangis
yang disembunyikan disitulah aku memperoleh kekuatan, disitulah aku mencoba
mengikhlaskan semua.
Tapi ada lagi yang lebih melegakan selain menangis? Itulah hal yang detik ini sedang aku lakukan,
saat kata hati diterjemahkan oleh jemari tangan dan membiarkannya bergerak
mengikuti suatu alur yang mengalir hingga ada sesuatu yang terungkapkan tanpa
harus berbicara, tapi berkata kata di layar. Seakan akan berbicara tapi
medialah yang menjadi komunikan, mungkin terlihat seperti bercerita pada diri
sendiri, hingga menemukan kenyamanan tersendiri, hingga diri ini yang bisa
menenangkan aku sendiri. Akan selalu ada emosi yang terlepaskan dikala menuangkannya
walaupun tidak dengan lisan yang bicara.
Melegakan hati. Senggak penting pentingnya orang lain
berkata atau menanggapi kebodohan apa yang sedang aku lakukan. Tapi dengan cara
seperti inilah aku bisa melepaskannya, melepaskan perlahan beban di hati tanpa
harus terlihat lemah dengan menangis, ya walaupun terkadang air mata bisa
begitu lepasnya jatuh disaat aku menulis ini semua. Karena tidak semua orang
bisa mengungkapkan dengan mudah hal yang sedang ia rasakan. Setiap orang pun
punya cara cara tersendiri dalam mengungkapkan hal apa yang sedang dia rasakan,
dan aku termasuk orang yang suka menuangkannya dengan bercerita, aku suka
bercerita pada sahabat sahabatku, sekecil dan senggak penting hal itu bahkan hanya
bertemu kucing di jalan pun bisa aku ceritakan. Tapi kadang ada hal hal yang
tidak bisa kita ceritakan atau keadaan yang tak lagi bisa membuat kita mudah
melakukannya. Juga karena di komunikasi verbal yang selalu kita lakukan tidak
semuanya diungkapkan dengan lisan tapi ada kalanya diungkapkan dengan non
lisan;tulisan. Jadi itulah sebabnya aku sering menuliskan ini, menuliskan
apapun yang terjadi di hari itu, ntah senang ataupun sedih. And this blog will be my diary, my life diary :)
Sometimes writing is fun,
I just love how I can write the heart words.
Audi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar